Pernahkah Anda kecewa karena gantungan kunci akrilik yang baru dibuat beberapa minggu sudah retak atau bahkan patah saat jatuh? Padahal desainnya bagus, warnanya cerah, tapi kok rapuh sekali. Tenang, masalah itu biasanya bukan karena kualitas cetak, melainkan salah memilih ketebalan bahan akrilik.
Di Bali Printing Center, hampir setiap hari kami membantu pelanggan memilih antara akrilik 2 mm atau 3 mm untuk gantungan kunci custom. Dan dari pengalaman 20 tahun kami di dunia digital printing & percetakan, perbedaan 1 mm itu ternyata sangat menentukan ketahanan produk Anda.
Artikel ini akan membantu Anda mengerti kapan sebaiknya pakai 2 mm dan kapan wajib naik ke 3 mm, supaya gantungan kunci tidak mudah patah dan tetap nyaman digunakan sehari-hari.
Mengapa Ketebalan Sangat Berpengaruh pada Kekuatan?

Akrilik 2 mm dan akrilik 3 mm memang terlihat tipis perbedaannya, tapi saat dijadikan gantungan kunci yang sering terbentur, perbedaan itu sangat terasa. Akrilik 3 mm memiliki volume bahan 50% lebih banyak dari 2 mm, sehingga lebih tahan terhadap tekuk dan benturan.
Bayangkan seperti papan kayu: papan 2 cm lebih mudah dipatahkan daripada papan 3 cm dengan ukuran yang sama.
Kapan Boleh Pakai Akrilik 2 mm?
Akrilik 2 mm tetap pilihan favorit karena beberapa alasan:
- Lebih ringan di tangan dan di tas
- Harga lebih hemat (cocok untuk souvenir dalam jumlah besar)
- Hasil potongan lebih rapi untuk desain yang sangat detail & kecil (ukuran < 4×4 cm)
- Terlihat lebih elegan untuk gantungan kunci tema girly atau minimalis
Contoh: souvenir pernikahan, merchandise event, atau gantungan kunci untuk anak-anak yang jarang terbentur keras.
Kapan Harus Pakai Akrilik 3 mm?
Naikkan ke 3 mm jika Anda ingin gantungan kunci yang benar-benar bandel:
- Ukuran besar (> 6×6 cm) atau bentuk memanjang (misalnya model stik, oval panjang)
- Akan dipakai di kunci motor, kunci mobil, atau kunci rumah (sering jatuh ke lantai)
- Desain ada bagian tipis/memanjang yang rawan patah (misalnya tangan karakter kartun yang menjulur)
- Ingin kesan premium dan kokoh
Pengalaman kami: 90% komplain “gantungan kunci patah” datang dari produk 2 mm yang digunakan untuk kunci motor atau ukuran besar.
Perbandingan Langsung: 2 mm vs 3 mm
| Aspek | Akrilik 2 mm | Akrilik 3 mm |
|---|---|---|
| Ketahanan bentur | Cukup untuk pemakaian ringan | Sangat kuat |
| Berat | Ringan | Sedikit lebih berat |
| Harga | Lebih murah | ±15-25% lebih mahal |
| Detail kecil | Lebih tajam | Masih bagus |
| Kesan | Elegan & ringan | Premium & kokoh |
| Rekomendasi penggunaan | Souvenir, anak-anak | Kunci harian, ukuran besar |
Tips Tambahan Agar Gantungan Kunci Makin Awet
- Pilih ring gantungan kunci yang tebal dan kuat (bukan ring tipis yang mudah melar)
- Tambah lapisan UV coating supaya warna tidak pudar
- Hindari desain dengan sudut tajam yang jadi titik lemah
- Jika ragu, tanyakan langsung ke kami — tim BPC siap kasih rekomendasi gratis
Kesimpulan
Intinya simpel: pakai akrilik 2 mm kalau budget terbatas dan pemakaian ringan, tapi naikkan ke akrilik 3 mm kalau Anda ingin gantungan kunci yang tahan banting dan awet bertahun-tahun.
Jangan sampai desain cantik Anda rusak hanya karena salah pilih ketebalan 1 mm!
Yuk, buat gantungan kunci impian Anda sekarang di Bali Printing Center. Langsung chat WhatsApp kami di 0811-3941-6110 atau datang ke toko di Jln. Diponegoro 100, Denpasar Barat. Kami buka Senin–Jumat 08.30–20.00, Sabtu 08.30–17.30 (Minggu tutup).
Konsultasi gratis, revisi desain gratis sampai Anda puas!
Salam cetak,
Tim Bali Printing Center (BPC)



